Alamat
Jl. Cendekia No.22 Ngampel, Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62181

Telepon
(0353) 3410001

Email
webcendekia22@gmail.com

Ikut Serta Dalam Kegiatan KLINIK SPMI Yang Diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VII Jatim

Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SPM Dikti) seperti yang tertulis dalam pasal 53 Undang-Undang Republik Indonesia No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang kemudian diatur dalam Permendikbud No 62 Tahun 2016 dan di perbaharui dalam Permendikbudristek No 53 Tahun 2023.

Sosialisasi SPMI dan dokumen yang menyertainya merupakan hal tak terpisahkan yang harus dipahami oleh penggiat mutu di lingkungan pendidikan tinggi. Bagi STIE Cendekia Bojonegoro, dengan mendelegasikan Ibu Dewi Rochmayanti, SE., MM sebagai perwakilan pada kegiatan klinik SPMI ini bertujuan untuk updating informasi terkait SPMI dan dokumennya.

Dokumen-dokumen SPMI merupakan fondasi yang harus diketahui, dipahami dan dijadikan bukti implementasi aktivitas penjaminan mutu perguruan tinggi. Mengingat pentingnya acara ini, Pusat Pengembangan Sistem Manajemen Mutu (PPSMM) Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) STIE Cendekia Bojonegoro, mendelegasikan Ibu Dewi sebagai ketua PPSMM STIE Cendekia untuk mengikuti acara tersebut.

Dalam rangka memfasilitasi Perguruan Tinggi dalam penyususnan dokumen dan pengimplementasian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), LLDIKTI Wilayah VII bekerjasama dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek melaksanakan kegiatan Klinik SMPI bagi Perguruan Tinggi Akademik di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII dalam memberikan layanan konsultasi SPMI kepada Perguruan Tinggi yang mangalami kendala dalam Menyusun dokumen SPMI atau mengimplementasikan SMPI, mengingat SPMI sendiri direncanakan, dievaluasi, dikendalikan dan dikembangkan oleh Perguruan Tinggi.

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta yang merupakan penggiat mutu di Perguruan Tinggi Akademik di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII diharapkan mengetahui dan memahami apa-apa saja kekayaan dokumen SPMI serta urgensi dokumen tersebut dalam implementasi sistem penjaminan mutu internal Perguruan Tinggi.

Kemudian yang tidak kalah penting adalah ketika menghadapi akreditasi eksternal (baik nasional maupun internasional), UPM, Kaprodi dan GKM dapat menjelaskan kekayaan dokumen SPMI tersebut dan bagaimana implementasinya kepada Asesor Eksternal yang mengevaluasi SPMI yang merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian akreditasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buka chat
Butuh bantuan?
Ada yang dapat kami bantu?