Kabar membanggakan datang dari STIE Cendekia Bojonegoro. Empat dosen STIE Cendekia Bojonegoro berhasil lolos sebagai penerima pendanaan hibah Program Kosabangsa Tahun 2026 melalui kolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).
Tim tersebut mengusung judul program:
“Pengembangan Ekonomi Sirkular pada Komoditas Bawang Merah dan Ternak Domba untuk Pengentasan Kemiskinan di Desa Malingmati, Tambakrejo, Bojonegoro.”
Keberhasilan ini menjadi salah satu capaian penting bagi STIE Cendekia Bojonegoro dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi dan penyelesaian persoalan masyarakat secara berkelanjutan.
Kolaborasi STIE Cendekia Bojonegoro dan UMSIDA
Program Kosabangsa 2026 ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen STIE Cendekia Bojonegoro sebagai Tim Pelaksana dan dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai Tim Pendamping.
Adapun Tim Pelaksana dari STIE Cendekia Bojonegoro terdiri atas:
1. Dr. Abdul Azis Safii, SE., MM — Ketua Tim Pelaksana
2. Latifah Anom, SE., MM — Anggota Tim Pelaksana
3. Murtini, SE., MM — Anggota Tim Pelaksana
4. Ika Puspita Sari, SE., M.Ak. — Anggota Tim Pelaksana
Sementara itu, Tim Pendamping dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo terdiri atas:
1. Dr. Mulyadi, ST., MT — Ketua Tim Pendamping
2. Dr. Vera Firdaus, S.PSi., MM — Anggota Tim Pendamping
3. Dr. M. Abror, SP., MM — Anggota Tim Pendamping
Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi keilmuan dan pengalaman dalam merancang serta melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Fokus pada Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Program yang diusung menempatkan konsep ekonomi sirkular sebagai salah satu pendekatan dalam pengembangan potensi komoditas lokal, khususnya bawang merah dan ternak domba.
Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal, menciptakan nilai tambah, serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pemilihan Desa Malingmati sebagai lokasi program juga menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal melalui penerapan ilmu pengetahuan, inovasi, serta kolaborasi.
Bentuk Nyata Peran Perguruan Tinggi
Ketua STIE Cendekia Bojonegoro, Dr. Nurul Mazidah, SE., MSA., Ak., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dosen STIE Cendekia Bojonegoro yang telah memperoleh pendanaan Program Kosabangsa Tahun 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi sivitas akademika STIE Cendekia Bojonegoro untuk terus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Mendorong Dampak Berkelanjutan
Melalui Program Kosabangsa 2026, STIE Cendekia Bojonegoro berkomitmen untuk turut mendorong terciptanya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pengembangan potensi bawang merah dan ternak domba diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah dari sumber daya yang tersedia di desa.
Keberhasilan memperoleh pendanaan hibah ini juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama antara STIE Cendekia Bojonegoro dengan perguruan tinggi maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebermanfaatan, STIE Cendekia Bojonegoro terus mendorong dosen untuk menghasilkan karya dan program yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
🔵 Tentang Program
Program: Kosabangsa Tahun 2026
Judul: Pengembangan Ekonomi Sirkular pada Komoditas Bawang Merah dan Ternak Domba untuk Pengentasan Kemiskinan di Desa Malingmati, Tambakrejo, Bojonegoro
Tim Pelaksana: STIE Cendekia Bojonegoro
Tim Pendamping: Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)
Lokasi: Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro
← Kembali ke Berita
02 September 2026
·
oleh Admin STIE Cendekia
Dosen STIE Cendekia Bojonegoro Lolos Pendanaan Hibah Program Kosabangsa 2026
← Kembali ke Berita
Dosen STIE Cendekia Bojonegoro Lolos Pendanaan Hibah Program Kosabangsa 2026
02 September 2026
·
oleh Admin STIE Cendekia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!