STIEKIA) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Pajak di Persimpangan Generasi: Smart Tax, Strong Future” pada Selasa, 3 November 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Perpajakan dan Implementasi PP No. 20 Tahun 2026 bagi UMKM dan Generasi Muda di Era Digital”.
Kegiatan yang berlangsung di STIEKIA ini dibuka secara resmi oleh Ketua STIEKIA, Dr. Nurul Mazidah, SE., MSA., Ak. Kuliah umum tersebut diikuti kurang lebih 250 peserta yang terdiri atas mahasiswa STIEKIA, undangan dari sekolah, serta pelaku UMKM Bojonegoro yang merupakan perwakilan dari ISBF.
Kuliah umum ini menjadi wadah edukasi dan diskusi bagi generasi muda serta pelaku usaha untuk memahami perkembangan kebijakan perpajakan, khususnya dalam menghadapi transformasi digital dan implementasi regulasi perpajakan yang berkaitan dengan UMKM.
Hadir sebagai narasumber, Febriana Dwi Carira, Penyuluh Pajak Ahli Pertama; Lolita Fajrin Dewi Hanarki, Penyuluh Pajak Terampil dari KPP Pratama Bojonegoro; Wiwik Sri Wilujeng, SE., General Manager Gofun; serta Ilham BP, praktisi.
Para narasumber memberikan pemaparan mengenai berbagai aspek perpajakan, mulai dari pemahaman dasar mengenai pajak, perkembangan kebijakan perpajakan, hingga penerapannya dalam kegiatan usaha, khususnya bagi UMKM dan generasi muda yang mulai terlibat dalam dunia bisnis.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya literasi perpajakan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepatuhan pajak sejak dini. Pemahaman terhadap regulasi perpajakan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam menjalankan usaha secara lebih tertib, profesional, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, STIEKIA terus berkomitmen untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia usaha dan kebutuhan masyarakat. Kuliah umum ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, instansi perpajakan, praktisi, dan pelaku usaha dalam meningkatkan literasi perpajakan di kalangan generasi muda.
Dengan mengusung semangat “Smart Tax, Strong Future”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas dalam memahami perpajakan, memiliki kesadaran terhadap kewajiban sebagai warga negara, serta siap menghadapi tantangan dunia usaha di era digital.
(Humas STIEKIA)